Kamis, 16 Februari 2012

MAKSUD DICIPTAKAN ALAM

           Allah menciptakan alam semesta lengkap dengan aturan-aturannya. Tujuh petala petala langit dengan aturannya, tujuh petala bumi dengan aturannya. matahari beredar dengan aturannya, bulan, bintang, dan planet-planet bergerak dengan aturan yang sempurna. untuk apakah Allah menciptakan alam semesta ini?
maksud pertama diciptakan alam semesta adalah agar manusia mengenal keagungan Allah, kehebatan Allah, kekuatan Allah dan keesaan Allah. dalam surat At-talak ayat 21 yang artinya:

:"Allahlah yang menciptakan tujuh lapis langit dan seperti itu pula perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah maha kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah Ilmunya benar-benar meliputi segala sesuatu"

            Alam berasal dari bahasa arab yang maknanya "tanda". seluruh benda dialam semesta ini baik benda yang besar maupun benda yang kecil, benda yang nampak oleh mata manusia ataupun yang tidak adalah merupakan keagungan Allah, kehebatan Allah, kekuasaan Allah dan keesaan Allah.
            Maksud yang kedua diciptakan alam semesta adalah agar manusia teringat kampung akhirat. oleh karena itu, dunia diberika oleh Allah kepada manusia serba sedikit. kenikmatan-kenikmatan diberikan sedikit dan kesusahan-kesusahan diberikan sedikit. maksudnya hanyalah untuk mengingatkan kampung akhirat. kenikmatan diberikan didunia untuk mengingatkan bahwa nanti akan ada kenikmatan yang lebih besar dan kekal diakhirat. kesusahan diberikan supaya manusia ingat bahwa nanti akan ada kesusahan yang lebih besar dan kekal diakhirat.

56:71
56:72
56:73

"Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu). kamukah yang menjadikan kayu itu atau kamikah yang menjadikannya? Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir"

         Jadi kejadian-kejadian didunia sebagai peringatan untuk mengingat akhirat. Api didunia diciptakan untuk mengingatkan api yang lebih dahsyat dijahannam.
dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa api yang ada didunia merupakan satu bagian dari 70 bagian api neraka jahannam (Ibnu Katsir 4:296). Ketika berjalan, Rabi'ah Al-Adawiyah, seorang wanita sholehah melihat orang membawa sate kambing, dan kemudian ia menangis. ketika beliau ditanya "mengapa engkau menangis?" "karena aku teringat keadaan akhirat. Didunia kambing disembelih , disate dan dibakar. sedangkan diakhirat manusia disate dibakar dalam keadaan hidup-hidup." jawab Robi'ah
Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda:
yang artinya: "sesungguhnya cuaca yang sangat panas adalah uap jahannam"

         Allah menganugerahkan kepada manusia bermacam-macam nikmat. bukan supaya manusia tambah semangat mencari nikmat dunia, tetapi supaya semangat mencari nikmat akhirat. Allah menciptakan raja-raja didunia bukan agar semua orang ingin menjadi raja, tetapi untuk mengingat adanya raja dan kerajaan yang lebih besar dan lebih hebat diakhirat.

17:21


"Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaanya"

        Bandingkan dengan raja didunia dan raja diakhirat. satu hari diakhirat sama dengan seribu tahun didunia. lalu berapa lama sang raja didunia berkuasa? kurang lebih hanya 5 menit  saja. Menjadi raja hanya selama 5 menit tentu ini hanya main-main saja dikerajaan main-main.

76:20

"Maka orang-orang yang paham, tambah melihat dunia ia tambah cinta kepada kepada akhirat. semakin tambah diberi kesenangan semakin tambah semangat mencari kesenangan akhirat, tambah susah di dunia tambah cinta kampung akhirat."

        Tetapi kebanyakan manusia ini aneh, mereka sibuk mencurahkan fikiran dan tenaganya untuk belajar dunia, mencari dunia dan mengumpulkan dunia tetapi akhirnya mereka meninggal dunia.
Maksud yang ketiga diciptakannya dunia adalah sebagai ujian bagi manusia 

67:2
"yang menjadikan mati dan hidup supaya dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia maha perkasa lagi maha pengampun."
 
         Dunia diciptakan oleh Allah untuk dijadikan ujian bagi manusia, siapa yang akhirnya pantas menjadi kekasih Allah dan siapa yang dimurkai Allah. Siapa yang akhirnya masuk surga dan siapa yang menjadi penduduk neraka. Apabila yang diuji sudah habis jatah surga telah cukup dan jatah nerakapun telah cukup maka dunia dikiamatkan oleh Allah.
ujian didunia ini adalah ujian yang kekal abadi. mereka yang lulus akan memperoleh kesuksesan yang kekal abadi. Oleh karena itu Allah yang maha Rahman dan maha Rahiim mengirim 'Anbiya adalah untuk membimbing manusia supaya lulus dalam ujian dunia. Anbiya' dikirim Allah untuk membimbing manusia kejalan yang diridhoi Allah. dari nabi yang pertama sampai nabi yang terakhir, yaitu Baginda Muhammad SAW demikian pula Allah menurunkan kitab-kitab sampai kitab yang terakhir yaitu Al-qur'an.


Tausiah: KH. Uzairon Thoifur Abdillah
ditulis oleh Ust. Imdadun Nasihihin dalam Al-Madinah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar